RSS Feed

[REVIEW PRODUK] Pengalaman Menggunakan Dermaroller Untuk Mengatasi Scar / Bopeng / Bekas Jerawat di Wajah

Posted on

Hallo,

Pasti sudah sering mendengar sebuah alat bernama Dermaroller kan? Ya, sebuah alat kecil dengan ratusan jarum-jarum yang tersedia dalam berbagai ukuran mulai 0.2 mm sampai dengan 3.0 mm yang tentunya masing-masing ukuran memiliki fungsi yang berbeda. Tapi buat saya, alat ini bisa dibilang kecil-kecil cabe rawit. Karena walaupun kecil dengan ukuran jarum yang terbilang kecil juga, alat ini mampu mengatasi masalah yang dikeluhkan berbagai orang, yaitu scar/bopeng/bekas jerawat.

Pada post kali ini, saya ingin membagikan pengalaman pribadi saya menggunakan Dermaroller. Saya dulu memiliki riwayat wajah berjerawat yang meninggalkan bekas / scar namun tidak begitu dalam. Meski begitu, tetap saja bagi saya scar tersebut mengganggu penampilan saya sehari-hari di luar rumah. Ketika saya mengaplikasikan day cream atau bb cream pada bagian scar, tetap saja scar tersebut masih terlihat dan rasanya mengganggu sekali. Scar yang ada di wajah saya tersebar di beberapa area, yaitu di dahi, pipi kanan, dan pipi kiri. Namun, memang tidak banyak, tidak parah, dan tidak dalam. Ketika saya berhasil menyembuhkan jerawat saya dengan bantuan produk yang kini saya pasarkan BHENAF SKIN, kini saya mencoba memfokuskan pada penyembuhan scar menggunakan Dermaroller.

Sudah sekian lama saya mencari info tentang Dermaroller di berbagai website dan youtube tentang cara penggunaannya tapi di Indonesia masih cukup minim. Alat dermaroller memiliki manfaat sebagai berikut (diperoleh dari berbagai sumber):

  1. Lapisan kulit yang lebih dalam akan terstimulasi dan membantu mengaktifkan produksi kolagen dalam kulit
  2. Dengan dermaroller, bekas jerawat, stretch mark, serta bekas luka lain akan berkurang dan berangsur hilang
  3. Tidak ada resiko perubahan warna kulit
  4. Membantu Anda untuk memiliki kulit yang kencang, mengurangi keriput dan garis-garis halus
  5. Kemampuan untuk mendorong penyerapan mendalam dari krim kaya nutrisi yang diaplikasikan pada wajah
  6. Perawatan ini secara signifikan memiliki waktu pemulihan yang lebih cepat dibandingkan dengan perawatan lain untuk kerusakan kulit

Dermaroller memiliki ukuran jarum yang berbeda. Berikut saya jabarkan beberapa fungsi ukuran Dermaroller (yang umumnya tersedia dan dijual dipasaran di Indonesia adalah ukuran 1 mm – 2 mm). Ini saya dapatkan berdasarkan rangkuman berbagai sumber:

  • Ukuran 1 mm : untuk penggunaan satu sampai dua minggu sekali di rumah bagi kulit yang ada masalah seperti noda bekas jerawat/keriput/flek hitam, fungsinya selain agar krim/serum yang digunakan pada wajah dapat meresap hingga ke dalam lapisan wajah juga untuk mengatasi masalah wajah tersebut.
  • Ukuran 1.5 mm (umum digunakan) : untuk penggunaan dua minggu sekali di rumah bagi kulit yang mengalami scar tidak terlalu/cukup dalam, fungsinya membantu meratakan scar wajah.
  • Ukuran 2 mm : untuk penggunaan dua minggu sekali di rumah bagi kulit yang mengalami scar banyak dan sangat dalam, serta melebar, fungsinya membantu meratakan scar wajah.

Saya menggunakan Dermaroller ukuran 1.5 mm sesuai kondisi wajah saya yang memiliki scar yang tidak banyak dan tidak dalam. Dermaroller yang saya gunakan tersebut seperti pada foto di bawah ini:

img_6658 img_6652a

Tenang saja jarum-jarum yang terlihat aslinya tidak mengerikan kok hehe. Oya, dermaroller yang saya gunakan ini adalah generasi kedua dengan jumlah jarum 540 buah. Dibandingkan dengan generasi pertama yang jumlah jarumnya tidak lebih dari 200, generasi kedua ini lebih nyaman digunakan karena dengan jumlah jarum yang lebih banyak dan rapat akan meminimalkan rasa sakit ketika di roller  (info terbaru, Dermaroller sudah ada generasi ketiga dengan jumlah jarum 1080). Tapi, saya tidak begitu saja meroller langsung pada kulit saya karena jujur saja saya juga tidak cukup berani melakukannya. Oleh karena itu, saya menggunakan bantuan cream anastesi Emla 5% seperti ini:

img_6650

Fungsi dari cream ini supaya kulit saya mati rasa ketika di roller sehingga tidak merasa sakit. Tapi penggunaannya harus dengan tebal seperti pakai masker, bukan hanya dioleskan seperti menggunakan cream wajah. Selain cream anastesi, ketika menggunakan Dermaroller, saya juga mengandalkan serum scar agar lebih meresap ke dalam lapisan kulit. Serum yang saya gunakan adalah:

img_6649

Berikut alat-alat yang saya siapkan ketika pemakaian Dermaroller:

1 alat Dermaroller 1,5mm

1 serum scar (bisa diganti dengan serum apapun)

1 cream anastesi + plastik transparan (plastik terdapat dalam kemasan anastesi)

1 mask sheet

Tisu bersih

Aqua steril/ air hangat

Langkah-langkah meroller:

  1. Rendam Dermaroller menggunakan aqua steril (bisa juga menggunakan air hangat matang) lalu keringkan dengan tisu bersih
  2. Bersihkan wajah terlebih dahulu dan keringkan
  3. Gunakan cream anastesi (dibubuhkan secara tebal merata, bukan hanya dioleskan tipis) pada wajah atau pada bagian yang akan di roller saja, lalu diamkan hingga 30 menit (bisa kurang atau lebih, sampai kulit sudah mati rasa)
  4. Hapus cream anastesi dengan tisu bersih (bukan tisu basah, nanti krimnya hilang dan kurang bekerja optimal) pada bagian yang akan diroller (jangan langsung semuanya)
  5. Mulai meroller dengan arah diagonal, vertikal, dan horizontal sampai seluruh wajah selesai. Usahakan roller dengan tekanan sampai bagian scar berdarah. Sambil di roller sambil oleskan serum secara perlahan supaya tidak perih. Disaat inilah serum akan menyerap lebih maksimal
  6. Bersihkan wajah dengan aqua steril dan keringkan (bisa juga dengan air hangat, dengan cara dikompres-kompres atau lap sedikit-sedikit apabila kulit terasa perih). Sebaiknya memang tidak langsung mencuci muka
  7. Oleskan lagi serum secara merata. Untuk hasil maksimal dan mengurangi kemerahan pada wajah, gunakan masker wajah (berbentuk sheet mask/lembaran) langsung tempel di wajah dan tunggu hingga kering. Jika tidak menggunakan masker, biarkan serum meresap dan bersihkan wajah setelah 1 jam
  8. Bersihkan alat Dermaroller dengan aqua steril dan keringkan (bisa juga dengan air hangat matang)

Pada saat awal meroller, rasanya memang tidak sakit tetapi lama kelamaan terasa juga sedikit agak perih tapi bagi saya tetap tidak terlalu sakit, biasa saja. Ini karena krim anastesi yang saya gunakan bekerja dengan baik. Ketika diroller wajah menjadi memerah dan ada beberapa titik yang berdarah. Tidak masalah akan lebih bagus jika kulit mengalami perdarahan. Setelah pemakaian pertama menggunakan alat ini saya merasakan sendiri manfaatnya, scar yang paling kecil dan pori-pori sedikit menutup (meski belum seluruhnya), warna kulit lebih merata dan cerah (namun selama 3 hari pemakaian kulit saya masih agak memerah dan beberapa bagian wajah terasa kering), wajah saya lebih kencang dan lebih halus. Saya merasa cukup puas dengan Dermaroller dan akan menggunakan lagi dua minggu setelah pemakaian pertama.

Untuk anda yang ingin coba silahkan cobalah sekarang karena alat ini benar-benar bekerja. Tips dari saya, selama tiga hari berturut-turut setelah pemakaian Dermaroller (atau lebih jika wajah masih memerah), jangan gunakan cream wajah apapun tetapi hanya oleskan serum yang digunakan ketika selesai meroller wajah. Di hari-hari setelah pemakaian memang wajah akan mengalami kemerahan tetapi biarkan saja karena itu masih proses dan terus oleskan serumnya. Semoga post kali ini membantu anda semua yang mencari info atau yang belum mengetahui mengenai Dermaroller. Jika anda tertarik untuk membeli Dermaroller beserta cream anastesi dan serum, bisa cek DISINI.

Anda juga bisa mengganti serum untuk meroller dengan SERUM ROYAL JELLY JAFRA. Atau jika anda memiliki bopeng/parut bekas jerawat yang ukurannya kecil seperti pori-pori, tidak terlalu dalam, anda juga bisa mencoba perawatan SERUM ROYAL JELLY JAFRA. Ini merupakan alternatif obat oles untuk mengurangi dan meratakan permukaan kulit wajah.

Notes: Terpaksa saya post ulang tulisan ini dengan memberikan watermark pada setiap foto karena banyak sekali yang mengambil foto tanpa izin untuk kepentingan pribadi, seperti menjual dermaroller dll.

Salam Cantik,

Rosa Lita

About Rosa Lita

Love to learn. Learn to share.

110 responses »

  1. Mba cream anesthesinya untuk sekali pakai ya. Trus dermanya untuk 6 kali pakai. Berarti harus pesen cream anesthesinya lebih , buat spare. Tks

    Reply
  2. Kak apa masih ada dermaroller gen 2 ukuran 1.5 mm/medium + anastesi. Kalo ada brp harganya kak? Sama ongkir ke pekanbaru kec. Tenanayan raya, kel. Tangkerang timur

    Reply
  3. Kak masih ada dermaroller gen 2 ukuran 1.5mm/medium + anastesi. Kalo ada brp harganya kak sama ongkir ke pekanbaru kec. Tenayan raya, kel. Tangkerang timur??

    Reply
  4. fitri agustini

    sist sesudah serum di anjurkan pakai masker atau tidak soalnya saya lihat di youtube tidak menggunakan masker, takanya masker akan menyeram serum

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: